5 Tanya malaikat itu, “Apakah kamu benar-benar tidak tahu?”
6 Lalu dia berkata kepada saya, “Yang kamu lihat itu melambangkan pesan TUHAN untuk kamu sampaikan kepada gubernur Zerubabel. Katakanlah begini: Engkau tidak mungkin berhasil mengatasi hambatan besar yang ada di hadapanmu dengan kekuatan dana, manusia, ataupun dengan kekuasaanmu sebagai gubernur, melainkan dengan kuasa Roh-Ku. 7 Hambatan sebesar gunung pun tidak akan sanggup menghalangi engkau. Dalam pembangunan rumah-Ku yang sedang dimulai, engkau akan menempatkan batu terakhir.[a] Saat menyaksikannya, orang-orang akan bersorak, ‘Sungguh mempesona! Puji Allah karena kebaikan-Nya!’ ”
8 Lalu saya menerima pesan ini dari TUHAN, 9 “Zerubabel sudah meletakkan fondasi rumah TUHAN ini, dan dia juga akan menyelesaikannya. Ketika hal itu terjadi, semua orang Israel akan menyadari bahwa memang Akulah yang mengutusmu sebagai nabi. 10 Jadi, janganlah orang menganggap remeh hal-hal kecil dalam pembangunan rumah TUHAN, sebab Aku senang melihat pekerjaan ini berlangsung di bawah pimpinan Zerubabel.”
11 Lalu saya bertanya kepadanya, “Apa arti kedua pohon zaitun yang mengapit tiang pelita itu? 12 Dan apa arti dua cabang pohon zaitun yang mengalirkan minyak berwarna emas melalui dua pipa emas itu?”
13 Kata malaikat itu, “Apakah kamu benar-benar tidak tahu?”
14 Maka dia menjelaskan, “Keduanya melambangkan dua orang yang diurapi TUHAN, Penguasa seluruh bumi, untuk melayani Dia.”
<- Zakaria 3Zakaria 5 ->- a batu terakhir Secara harfiah: Batu utama/puncak. Dalam proyek pembangunan pada zaman itu, batu utama sebuah bangunan dihias dan dipasang paling akhir untuk menandai proyek pembangunannya sudah selesai. Pemasangan batu itu biasanya dilakukan oleh pejabat dan disaksikan oleh orang banyak.
Languages