Zakaria
5 “Nenek moyang kalian memang sudah mati. Juga para nabi, meski saleh pun mereka tidak hidup selamanya. 6 Tetapi semua yang pernah Aku sampaikan melalui para nabi itu sudah terjadi tepat seperti yang Aku katakan. Maka akhirnya nenek moyang kalian pun mengakui, ‘Memang kami pantas menerima hukuman yang setimpal dengan kesalahan kami. TUHAN Panglima Semesta sudah melakukan itu sesuai peringatan-Nya.’ ”
9 Ada juga malaikat wakil TUHAN[c] yang ditugaskan untuk menjelaskan berbagai hal kepada saya. Maka saya bertanya kepadanya, “Tuanku, untuk apakah itu?”
11 Para penunggang kuda yang lain memberikan laporan kepada malaikat pertama, “Kami sudah menjelajahi bumi, dan seluruh bumi dalam keadaan damai.”
12 Lalu penunggang kuda merah itu berseru kepada TUHAN, “Oh TUHAN Panglima Semesta, selama tujuh puluh tahun Engkau sudah memurkai penduduk Yerusalem dan negeri Yehuda. Berapa lama lagi? Kapankah Engkau akan menunjukkan belas kasihan-Mu kepada mereka?”
13-14 Maka TUHAN menjawab dengan kata-kata yang lembut dan menenangkan. Dan malaikat wakil-Nya yang berbicara dengan saya menyuruh saya untuk memberitakan pesan berikut ini dari TUHAN Panglima Semesta, “Kasih sayang-Ku kepada penduduk Yerusalem[d] sangat besar dan berkobar-kobar. 15 Dulu Aku memang murka kepada umat-Ku sehingga Aku menghukum mereka. Tetapi bangsa yang Aku tugaskan untuk melaksanakan hukuman bertindak terlalu kejam melebihi kehendak-Ku. Maka sekarang Aku murka terhadap bangsa-bangsa itu, yang sekarang hidup tenang-tenang saja. 16 Itulah sebabnya Aku kembali menunjukkan belas kasihan-Ku kepada Yerusalem. Rumah-Ku, dan bahkan seluruh kota Yerusalem, akan dibangun kembali!
17 “Beritakan juga pesan ini dari TUHAN Panglima Semesta: Aku akan menghapuskan rasa malu para penduduk Yerusalem. Mereka akan Aku anggap sebagai umat-Ku lagi. Juga penduduk kota-kota di Israel akan kembali menikmati kemakmuran.”
20 Selanjutnya TUHAN menunjukkan kepada saya empat orang tukang besi. 21 Lalu saya bertanya, “Apa yang akan dilakukan oleh keempat orang itu?”
- a 15 Februari Dalam penanggalan Yahudi, hari ini jatuh pada tanggal 24 bulan sebelas, yaitu bulan Sebat.
- b Yes. 41:19 CK
- c malaikat wakil TUHAN TSI menggunakan istilah ‘malaikat wakil TUHAN’ di kitab Zakaria dengan cara seperti di Keluaran dan beberapa kitab lain. Maksudnya, setiap perkataan malaikat ini mewakili perkataan TUHAN sendiri. Misalnya ketika malaikat menggunakan kata ‘Aku’, hal itu bisa diartikan sebagai kutipan langsung ucapan TUHAN, sehingga ‘Aku’ merujuk pada TUHAN sendiri, bukan si malaikat. Lihat Kel. 3:2 CK.
- d Yerusalem Naskah bahasa Ibrani menuliskan “Yerusalem dan Zion”. Pada zaman Zakaria orang mengerti Sion adalah nama lain untuk Yerusalem tetapi pembaca sekarang bisa salah mengerti kedua nama itu merujuk kepada tempat yang berbeda.
- e tanduk Dalam kebudayaan Israel zaman itu, tanduk sapi atau kambing jantan sering digunakan sebagai lambang kekuatan militer.
Languages