3 Lalu TUHAN berkata kepada saya, “Pergilah menemui Ahas bersama anakmu yang bernama Segelintir Pulang.[b] Ahas berada di ujung saluran kolam air, di tepi jalan yang menuju ke lapangan tempat pencucian kerajinan kain wol. 4 Sampaikan kepadanya, ‘Kendalikan dirimu dan tenanglah. Jangan takut dan jangan gelisah karena Rezin dan Pekah. Mereka mengamuk dengan ganas, tetapi mereka berdua hanyalah seperti arang berasap yang sudah hampir padam. 5 Memang mereka menyusun rencana jahat terhadapmu 6 untuk menyerang dan menguasai Yehuda, lalu mengangkat anak Tabeel sebagai raja di Yehuda. 7 Tetapi Aku, Sang Penguasa, berkata:
12 Tetapi Ahas menjawab, “Saya tidak akan mencobai TUHAN dengan meminta tanda.”
13 Lalu saya berkata, “Kalau begitu, dengarlah baik-baik, hai keturunan Daud! Belum cukupkah engkau menyusahkan rakyatmu, sampai-sampai engkau mau menyusahkan Allahku juga? 14 Biarpun engkau tidak memintanya, Sang Penguasa akan menunjukkan kepadamu suatu tanda, dan inilah tandanya: Perempuan muda itu[c] akan mengandung dan melahirkan anak laki-laki. Lalu dia akan memberi nama anaknya itu Imanuel.[d] 15 Ketika anak itu sudah cukup besar untuk bisa membedakan yang baik dan yang jahat, keadaan di negeri Yehuda masih susah, tetapi dia masih bisa menikmati madu dan hasil olahan susu.[e] 16 Dan sebelum itu terjadi, negeri Aram dan Israel, yang rajanya kamu takuti, sudah dihancurkan dan hampir tidak berpenghuni.
17 “Tetapi kemudian TUHAN akan mendatangkan malapetaka yang sangat mengerikan kepadamu, keluargamu, dan seluruh bangsamu. Keadaan itu belum pernah terjadi sejak kerajaan Israel berpisah dari Yehuda. TUHAN akan mendatangkan pasukan raja Asyur untuk menyerangmu!
18 “Pada waktu itu, TUHAN seakan bersuit memanggil pasukan Mesir dan Asyur, sehingga mereka datang berbondong-bondong, seperti kawanan lalat dan lebah menyerbu. 19 Mereka akan menduduki negeri ini. Semua daerah akan penuh oleh mereka, bahkan sampai ke tempat-tempat yang jarang dijangkau manusia, seperti jurang-jurang yang curam, gua-gua di tebing batu, hingga padang rumput maupun padang semak-semak berduri. 20 Seperti pisau cukur memangkas habis rambut orang dari ujung kepala sampai ujung kaki, bahkan janggut yang adalah lambang kehormatan lelaki, demikianlah TUHAN akan memakai bangsa dari seberang sungai Efrat, yaitu Asyur, untuk memangkas habis kerajaanmu sehingga engkau dipermalukan.
21 “Penduduk negerimu yang tersisa akan begitu miskin sehingga tidak mungkin memelihara lebih dari seekor sapi dan dua ekor domba atau kambing. 22 Tetapi karena hewan-hewan mereka menghasilkan banyak susu, segelintir orang itu masih bisa menikmati hasil olahan susu dan madu.
23 “Sekarang, banyak kebun anggur luas yang memiliki seribu pohon dan menghasilkan panen senilai belasan kilogram perak. Tetapi kelak, pada masa susah yang segera terjadi, kebun-kebun itu akan menjadi tanah gersang yang ditumbuhi semak berduri. 24 Orang yang hendak berjalan ke mana pun harus membawa busur dan panah karena bahaya binatang liar, sebab negeri ini akan seperti belantara. 25 Kebun-kebun di perbukitan yang sekarang terawat nantinya akan terbengkalai. Semak duri akan menutupinya, dan hewan ternak dibiarkan berkeliaran di situ.”
<- Yesaya 6Yesaya 8 ->- a 2Raj. 16:5
- b Segelintir Pulang Secara harfiah: Sear Yasub. Artinya ‘segelintir orang akan pulang’. Nama ini adalah nubuatan yang berarti kelak hanya sejumlah kecil orang Israel akan kembali dari penawanan.
- c Perempuan muda itu Kata Ibrani di sini memang berarti ‘perempuan muda’, bukan ‘perawan’. Sedangkan Mat. 1:23 menuliskan ‘perawan’ dalam bahasa Yunani karena Matius mengutip dari LXX. Teks Ibrani menuliskan ‘perempuan muda itu’, sehingga diperkirakan ada perempuan muda yang hadir saat Yesaya berbicara dengan Raja Ahas. Jadi, kemungkinan besar nubuatan ini mempunyai dua penggenapan, yang pertama dalam masa kerajaan Ahas, dan yang kedua, Maria.
- d Imanuel Arti nama ini adalah ‘Allah bersama kita’.
- e madu … olahan susu Dalam PL, kedua makanan ini sering melambangkan kemakmuran yang dijanjikan kepada umat Israel, tetapi di nubuatan ini tidak demikian. Lihat ayat 21-22.
Languages