5 Segera setelah kedudukannya sebagai raja sudah aman, Amazia menghukum mati pejabat-pejabat yang membunuh ayahnya. 6 Tetapi anak-anak para pembunuh itu tidak dihukum mati, karena Amazia mengikuti perintah TUHAN di dalam kitab Taurat, “Seorang ayah tidak boleh dihukum mati karena kejahatan yang dilakukan anaknya. Dan seorang anak tidak boleh dihukum mati karena kejahatan yang dilakukan ayahnya. Yang dihukum mati adalah pelaku kejahatan itu sendiri.”[b]
7 Beberapa waktu sesudah itu, Amazia memimpin pasukan Yehuda dalam kemenangan atas pasukan Edom di Lembah Asin, di mana mereka membunuh sepuluh ribu musuh. Mereka merebut kota Sela dan mengganti namanya menjadi Yoktel. Itulah nama yang dipakai sampai kitab ini ditulis.
8 Amazia lalu mengirim pesan kepada Yoas, raja Israel (anak Yoahas dan cucu Yehu). Isi pesannya, “Mari kita mengadu kekuatan perang.”
9 Yoas mengirim balasan berupa perumpamaan, “Ada cerita, di pegunungan Libanon, tumbuhan semak berduri mengirim pesan kepada pohon aras, ‘Berikanlah anak perempuanmu menjadi menantuku.’ Tetapi kemudian, ketika seekor binatang liar lewat, semak duri itu terinjak dengan mudahnya sampai rata dengan tanah.
10 “Engkau memang sudah mengalahkan Edom, karena itu engkau terlalu berbangga diri. Nikmatilah kebanggaanmu itu di rumah saja. Tidak perlu memancing masalah yang akan berakhir dengan malapetaka dan mencelakakan engkau beserta seluruh rakyat Yehuda.”
11 Akan tetapi, Amazia menolak peringatan itu. Maka Raja Yoas pun menghadapinya, dan mereka bertempur di kota Bet Semes di Yehuda. 12 Pasukan Israel mengalahkan Yehuda hingga semua prajuritnya kabur ke rumah masing-masing. 13 Raja Amazia ditangkap oleh Yoas. Lalu Yoas membawanya ke Yerusalem, di mana Ahazia terpaksa menyaksikan ketika pasukan Yoas merobohkan temboknya sepanjang kurang lebih dua ratus meter, dari Pintu Gerbang Efraim sampai ke Pintu Gerbang Sudut. 14 Yoas merampas semua emas, perak, dan semua perkakas yang berharga di rumah TUHAN dan istana raja. Dia juga menawan beberapa orang sebagai sandera, lalu kembali ke Samaria.
17 Setelah Yoas mati, Amazia raja Yehuda masih hidup lima belas tahun lagi. 18 Kisah selebihnya tentang Amazia, termasuk tindakan-tindakan yang diambilnya, dicatat dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda.
19 Beberapa orang di Yerusalem bersekongkol untuk menyingkirkan Amazia. Dia pun melarikan diri ke kota Lakis. Tetapi mereka memburunya dan membunuh dia di sana. 20 Jenazahnya diangkut dengan kuda dan dia dikuburkan di pemakaman raja-raja di Kota Daud.
26 TUHAN memberikan keberhasilan itu karena Dia melihat betapa beratnya penderitaan semua orang Israel, baik orang kecil maupun besar, akibat penindasan bangsa-bangsa musuh, tanpa ada seorang pun yang menolong mereka. 27 Lagipula, TUHAN sudah berjanji bahwa Dia tidak akan menghapus bangsa Israel dari muka bumi. Itu sebabnya Dia menyelamatkan mereka melalui Yerobeam anak Yoas.
28 Kisah selebihnya tentang Yerobeam ini, termasuk tindakan-tindakan yang diambilnya, keberhasilannya, kemenangannya dalam perang, serta peristiwa penting ketika dia merebut kembali kota Damsik dan Hamat milik kerajaan Yehuda, semuanya itu dicatat dalam kitab sejarah raja-raja Israel. 29 Yerobeam meninggal dunia dan dikuburkan di pemakaman raja-raja Israel. Lalu Zakaria anaknya menggantikan dia sebagai raja.
<- 2 Raja-raja 132 Raja-raja 15 ->
Languages